Featured

Sepak Terjang Shah Rukh Khan

Sepak Terjang Shah Rukh Khan

Sepak Terjang Shah Rukh Khan – Siapa tak kenal Shah Rukh Khan? Primadona Bollywood yang lahir pada 2 November 1965 di Delhi, India ini, adalah aktor India yang paling dicari.
Kariernya di bidang akting bisa dibilang penuh perjuangan.

Sepak Terjang Shah Rukh Khan

Dilansir wakanda, setelah lulus dengan gelar sarjana ekonomi dari Hans Raj College, Universitas Delhi, dan memulai gelar master dalam komunikasi massa, Khan keluar dari studi akademis untuk mengejar karier di bidang akting.

Ia memasuki industri film melalui pekerjaan di teater dan televisi. Pekerjaan akting pertamanya adalah di serial televisi seperti Fauji (1988) dan Circus (1989), yang membuatnya langsung dikenal.

Film terobosannya adalah Deewana (1992), dan itu menandai titik balik dalam karier aktingnya.
Awalnya, kesuksesan Khan didasarkan pada penggambaran antihero-nya di Baazigar (1993) dan Darr (1993).
Dia menolak citra pahlawan konvensional di kedua film dan menciptakan penjahat versinya sendiri.
Namun, dalam film-film selanjutnya, ia berperan sebagai pahlawan dan membantu memproduksi film laris.
Mulai dari Dilwale dulhania le jayenge (1995), Karan Arjun (1995), Dil to pagal hai (1997), Kuch kuch hota hai (1998), Devdas (2002), Kal ho naa ho (2003), Veer-Zaara (2004), My Name Is Khan (2010), dan Jab tak hai jaan (2012).

Nampaknya Shahrukh masih malu-malu jika menyinggung tentang Priyanka. Maklum, dulu situs slot gampang jackpot dikabarkan dekat dan menjalin hubungan yang spesial meski mereka tak mengakuinya.

Terlepas dari isu mereka di masa lalu, yang diucapkan King Khan memang ada benarnya. Priyanka memang fantastis karena bisa mencetak prestasi hanya dengan debut pertamanya berakting di serial Amerika berjudul Quantico.

Hitmaker di perfilman India.

Film Aamir selalu menciptakan situs judi slot terbaik dan terpercaya no 1 2022 standar bagi film India. Setelah Ghajini menjadi film Bollywood pertama yang mendapat keuntungan lebih dari Rs 100 crore atau Rp 197 miliar, 3 Idiots menjadi film India pertama yang mampu melampaui Rs 200 crore atau Rp 349 miliar.

Filmnya selalu memiliki nilai hidup dan real value

Aamir dikenal sebagai seorang perfeksionis dan idealis dalam memilih film-filmnya. Lahir pada 14 Maret 1965, pria yang aktif dalam gerakan sosial tersebut hanya mau menerima film dengan alur cerita yang menarik dengan pesan yang kuat, seperti 3 Idiots yang mengkritisi soal pendidikan.

Sementara itu, film PK mengkritisi masyarakat soal agama dan keyakinan. Pemerintah India bahkan menobatkannya sebagai Bhushan Padma (salah satu penghargaan tertinggi dari pemerintah India) karena sumbangannya terhadap perfilman India.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *